Friday, 6 November 2015

Kaum Hawa Diminta Waspadai Gejala Kanker Mulut Rahim


KANKER mulut rahim menjadi penyebab tingginya kematian perempuan di Indonesia. Kanker mulut rahim merupakan sel-sel kanker yang tumbuh pada organ mulut rahim. Angka kejadian kanker mulut rahim di Indonesia, menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2012) yaitu,17/100.000 perempuan.
Tanda-tanda kanker serviks stadium awal dapat dilihat dari rasa sakit pada mulut rahim. Situasi tersebut memberi gambaran seriusnya masalah kesehatan terkait kanker mulut rahim, sehingga penting melakukan tindakan pencegahan.
“Kami memberikan penyuluhan kesehatan mengenai kanker mulut rahim, dan pemeriksaaan dini kanker melalui tes IVA (Inspeksi Visual Asam), di Sekolah Alam Indonesia Meruyung Depok. Kegiatan itu dihadiri para guru perempuan dan ibu para murid yang berjumlah 20-30 orang,” ujar Ketua Departemen Keperawatan Maternitas Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) Dr. Imami Nur Rachmawati, S.Kp., M.Sc., Kamis (5/11/2015).
Menurutnya, kaum perempuan perlu diberikan pemahaman sejak dini tentang kanker serviks dan upaya pencegahannya. Pencegahan dapat dilakukan melalui pemberian KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) oleh para profesional kesehatan, di tatanan pelayanan kesehatan maupun institusi pendidikan kesehatan.
“Memberi pemahaman kepada kaum perempuan, terutama ibu-ibu, tentang kanker serviks dan upaya pencegahannya. Termasuk cara sederhana, aman dan murah untuk melakukan pemeriksaan deteksi dini,” jelasnya.
Kegiatan diisi dengan penyuluhan, tanya jawab, pembagian leaflet, serta pemeriksaan kanker dini melalui tes IVA. Melalui tindakan pencegahan diharapkan jumlah kasus kanker mulut rahim yang baru pada suatu populasi perempuan dapat ditekan dan dapat memperkecil angka kematian perempuan akibat kanker mulut rahim.
”Setelah ini diharapkan para peserta dapat mempraktikkan upaya pencegahan dan meneruskan pengetahuan yang sudah didapat kepada sesama ibu dari murid, keluarga, dan teman-teman,” ungkap Imami.

0 comments:

Post a Comment